Rabu, 15 Juli 2026

Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Balai, Bapak Bobon Robiana, S.H., M.H., bersama Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB), Bapak Muhammad Azhari Tanjung, S.H., M.H., Para Kasubsi dan Jaksa Fungsional lainnya mengikuti kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Tematik Bidang Pengawasan Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (JAM Pengawasan), dengan tema “Optimalisasi Pelaksanaan Tugas Bidang Pengawasan melalui Penguatan Pengawas Penuntut Umum, Pengelolaan Lapdu, Penyelesaian Tunggakan Denda Verstek, Implementasi Aplikasi PRISMA, dan SPIP.”

Kegiatan yang berlangsung pada hari ketiga membahas mengenai Aplikasi PRISMA (Pengawasan Responsif Integrasi Sistem Manajemen Adhyaksa) Kejaksaan Republik Indonesia. Dalam Focus Group Discussion (FGD) Tematik Bidang Pengawasan Tahun 2026, implementasi PRISMA menjadi salah satu pembahasan utama untuk mengoptimalkan pelaksanaan tugas pengawasan melalui:
1. Penguatan fungsi Pengawas Penuntut Umum.
2. Optimalisasi pengelolaan laporan pengaduan (Lapdu).
3. Penyelesaian tunggakan denda verstek.
4. Penguatan implementasi PRISMA sebagai sistem pengawasan digital.
5. Penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).

Dengan implementasi PRISMA, diharapkan pengawasan di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia semakin efektif, responsif, transparan, dan berintegritas sehingga mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan.

Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkuat efektivitas pelaksanaan fungsi pengawasan di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia, sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola, akuntabilitas, dan profesionalisme aparatur dalam mendukung penegakan hukum yang berintegritas. Semoga melalui kegiatan ini, Kejaksaan Negeri Tanjung Balai semakin optimal dalam melaksanakan tugas dan fungsi pengawasan demi mewujudkan pelayanan hukum yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan.

@kejatisumut
@kejaksaan.ri